New World

Hell-O World!!

Selamat 2017!

Selamat berganti Kalender. Harapan dan Doa yang terbaik untuk semuanya di tahun ini.

Yuhuuuu akhirnya mengudara lagi disini setelah belasan purnama gue lewati… hazeeekkk!! Gue kangen banget sama blog gue yang udah lama gue gak urusin karena sibuk mencari cinta yang hilang :D

Its really nice to be back here again, banyak banget perjalanan yang udah gue laluin selama tahun 2016 kemarin, tentunya banyak juga petualangan yang sudah gue lakukan dan membuat gue semakin kaya akan ilmu dan pengalaman. Gue akan ceritakan semua di sini.anakbebek-recovered

Kalo ditanya kenapa sih ngilang dari Blog? – gue gak ilang kok, Cuma memang lagi hectic banget dengna urusan kantor dan masih belum bisa manage antara ngurus blog dengan instagram secara barengan.. :D *sok iyah ajah! But seriously beberapa waktu yang lalu memang lagi banyak hal yg harus dikerjakan demi segenggam berlian dan sewa catering kawinan kan yak? Hahahhahaha.. *yg ini becanda

Anyway balik lagi ke blog ini yahhh…

TheClumsyDuck.com akan menampilkan beberapa hal yang berbeda, begitupun dengan beberapa hal baru tentang perjalanan gue dengan Travelmate gue @BillyDjokosetio di @Bekeper akan gue share disini, lengkap dong dengan link youtube terbaru gue.

bekeper-logo-black

YEAY!! Akhirnya 1 resolusi 2017 tercapai yaitu punya Channel perjalanan gue berdua dengan si doi :D link nya berikut : https://www.youtube.com/channel/UCazl7M9AlJvVzZR1XCFqMTA  Jangan lupa tonton dan subscribe yeesss!! Karena gue akan banyak posting video perjalanan, dengan tema :

 #Bekeper Journey : mengambil tema perjalanan gue dengan sang Travelmate Billy Djokosetio. Semua dikemas dalam bentuk vlog yg asyik dan ringan serta, semoga bisa memberikan pengetahuan seputar perjalanan yang kami sudah lalui

#AdventureDate : cerita tentang perjalanan kami dan orang – orang disekeliling kami, dalam #AdventureDate ini kami akan berkolaborasi dengan orang – orang keren. Petualangan ini akan menjadi cerita dan pengalaman untuk kami sendiri dan tentunya untuk orang – orang yang sudah mau jadi tamu special kami :D

#TipsAlaAnakBebek : nah kalo yang ini, special request dari temen – temen, Tips Ala Anak Bebek now is on Youtube. Semua Tips yang sudah dibagikan di Instagram akan gue share di Youtube. Semoga Tips ini bisa berguna buat semua penontonnya.

Gak muluk – muluk sih harapannya, semoga apa yang gue tulis, apa yang gue buat semoga menjadi karya yang bisa berguna untuk orang lain. Karena gue percaya, bahwa ilmu tidak akan berkembang kalau tidak dibagikan ke orang lain.

Happy Reading Folks!

Cheers

Abex yang lagi di Nepal yang sangat merindukan Mie Ayam Bakso, Rujak, Masakan Emak dan Blue Cozy Lala Land – My Room!

Advertisements

Apa Sih Tujuan Mendaki Gunung?

Hell-O Lombok!

The Great And Majestic Rinjani
The Great And Majestic Rinjani

 Akh, kalau bicara kota yang satu ini gak akan ada habisnya apalagi kalau bahas soal keindahan Lombok, mulai dari gunung, pulau, pantai, sampai dalam lautannya. Semuanya Indah! Memang Negara Indonesia itu luar biasa indah banget, Cuma sayang ajah ada beberapa orang – orang tolol yang hobbynya merusak alam Indonesia dengan membuang sampah sembarangan, bahkan gak jarang sebagian dari mereka merusak ekosistem yang jelas – jelas dilindungi. Contohnya seperti perjalanan gue kali, gue dapat kesempatan untuk mendaki Gunung Rinjani, siapa yang gak kenal gunung ini. Gunung Volcano terindah di Indonesia dengan ketinggian 3.726 meter diatas permukaan laut dan gunung ini adalah gunung tertinggi ke 3 di Indonesia, dan satu lagi yang paling menawan gunung ini terkenal dengan danau Segara Anaknya.

Rinjani dari Desa Sembalun
Rinjani dari Desa Sembalun

Dulu waktu gue berumur 13 tahun, bokap gue bilang “setelah Semeru, nanti jangan lupa ke Rinjani yah.. itu gunung indah impian Papa” dan gue selalu ingat kata – kata itu, sayangnya bokap gue sudah terlalu sibuk sehingga sudah sulit untuk mewujudkan impiannya untuk mendaki gunung Rinjani, tapi begitu bangga gue menceritakan tentang Rinjani kepada Beliau karena akhirnya gue berhasil mewakilinya dan mewujudkan impiannya. Gue berhasil menaklukan ego dan diri sendiri sehingga gue diberikan izin oleh yang Empunya Kuasa yaitu sang Gusti untuk menapaki kaki ini di tanah tertinggi di Lombok tersebut. Tsssaaaeeelllaahh Bahasa gue… yah yang jelas gue bangga lah…

Mendaki Gunung
Mendaki Gunung

Tapi perjalanan itu tidak semudah yang orang – orang pikirkan, bahwa mendaki gunung hanya tinggal naik ajah terus camping ceria, kemudian masak – masak, muncak dan bawa turun sampah (walaupun banyak juga yang ninggalin sampah sih), kemudian foto – foto nunjukin kalau udah sampai puncak dan foto bergaya dengan trash bag di depan atau eksis dengan serenceng botol air mineral yang sudah diikat digantung di carrier dan menunjukan bawa “gue udah bawa sampahnya nih” ~ padahal tanpa mengurangi rasa hormat, itu isi carrier masih kosong, sampah botol masih ada yang bisa dimasukin ke carrier.. tapi…. Entahlah…. Sebagian dari mereka ingin menunjukan bahwa “saya sudah bertanggung jawab membawa sampah turun” entah maksudnya apa.. namun harus dengan dicapture foto dengan sampah dan jangan lupa di upload biar semua orang tahu bahwa (sekali agi) “gue udah bawa sampahnya turun” :,)

Well, semua memang terserah tapi sebagian dari mereka mendaki gunung untuk mendapatkan pengakuan bahwa “gue udah naik gunung ini, berhasil muncak 10x, dan udah bawa turun sampahnya” anyway, gue bukan mau bahas itu… tapi bisakah kita berdiam sebentar dan kembali mengingat “apa tujuan dari mendaki gunung?” semua jawaban ada dihati dan kembali lagi ke masing – masing pribadi :)

 ………………………………

???????????????????????????????

Buat gue, pendakian Rinjani adalah salah satu pendakian terberat ketika summit attack, walaupun gue bisa melewatinya lantas bukan berarti gue merasa hebat, tapi gue seperti ditampar, bahwa mendaki gunung gak segampang itu, apalagi ketika gue melihat banyak orang yang gak bisa summit karena fisik drop. Sebagian dari mereka menganggap “enteng” ketika melewati 7 bukit penyesalan, mereka lupa untuk melakukan aklimatisasi, tidak beradaptasi dengan keadaan sekitar, bahkan mereka berjalan terlalu cepat karena menganggap padang savanna Sembalun sangat mudah untuk dilewati. Mereka lupa mengontrol ambisi, sehingga mereka kehabisan energy untuk summit attack. Dan akhirnya ambisi yang berlebihan mengalahkan semua pemandangan indah di atas puncak sana.

Karena mendaki gunung bukan hanya soal “puncak” tapi soal bagaimana kita mgalahkan ambisi agar kita bisa sampai kembali ke rumah dengan selamat.

Savanna Sembalun
Savanna Sembalun

Rinjani hari itu cukup bersahabat, padang Sembalun yang indah menjadi saksi awal perjalanan gue ditemani travelmate yang baru pertama kali naik gunung di Indonesia (tapi udah naik beberapa kali naik gunung di luar negri – kibas rambut *pengen dikeplak :p) serta Pak Emy dan temannya yang selalu setia menemani kami dan membantu kami membawa semua perlengkapan camping. Padang Sembalun dipenuhi sapi yang sedang merumput, terik matahari dan birunya langit menjadi kombinasi yang indah saat itu.

Pak Emy - He's The MEN! :)
Pak Emy – He’s The MEN! :)

IMG_20140825_130720

Jarak tempuh dari pintu masuk Sembalun sampai dengan Palawangan Sembalun sekitar 5-6 jam normal, bahkan ada yang bisa naik hanya 3-4 jam. Tapi maklum gue mah pendaki kura – kura, jalannya lambat dan gue lebih senang memperhatikan setiap tempat, jalur, flora dan fauna yang gue lewati jika gue berkunjung ke tempat baru. Dan jelas gak lupa untuk mengabadikannya agar bisa menjadi cerita yang bermanfaat.

Sunset dari Palawangan Sembalun
Sunset dari Palawangan Sembalun

Majestiknya Senja Palawangan Sembalun menyambut gue hari itu, sehabis diterpa hujan yang tiba – tiba datang, langit berubah menjadi begitu cantik. Ah, sunset nya keren banget ada diatas perbukitan Segara Anak! Takjub banget ngeliatnya, dan itu baru sebagian hal yang luar biasa dari Rinjani. Namun malam  diawali dengan angin kencang yang suaranya lumayan bikin takut, karena angin tersebut juga menerbangkan beberapa flysheet dari tenda – tenda pendaki lain. Bersyukur badai angin hanya sesaat, dan as always badai pasti berlalu karena badai berganti dengan gemerlap bintang dan milky way yang lagi – lagi memanjakan mat ague. Akh! Rinjani memang selalu memberikan kejutannya.

Menikmati Sunset dari Palawangan Sembalun
Menikmati Sunset dari Palawangan Sembalun

………………………..

Ternyata masih ajah banyak orang yang merusak keindahan gunung se-cantik ini, menyedihkan! Dengan hati kesal gue berusaha menghibur diri jalan – jalan disekitar Palawangan Sembalun, hal yang bikin geram adalah hampir disepanjang jalur banyak terdapat sampah, bukan hanya sampah tapi juga ada kotoran manusia – iyah taik.. taik..! jelas itu kotoran manusia, karena mana mungkin binatang abis buang air terus pakai tissue basah??!! “hellaawww…  itu binatang keren banget pake tissue basah buat cebok” ~ dan gue masih gak habis piker kenapa mereka itu orang – orang tolol itu buang air besar di pinggiran jalur, bahkan ada juga yang di jalur.. duuuhh…. Miris… sampe – sampe ada seorang bule yang bilang “smells like shit, all the way” OMG… why? :(

IMG02838-20131008-1144

sampah di Palawangan Sembalun
sampah di Palawangan Sembalun

Belum lagi coretan – coretan yang ada disetiap batu di gunung ini, entah kenapa beberapa orang yang tidak tau dimana letak otaknya, mereka senang mencorat – coret gunung – gunung di Indonesia. Yah, kalo mau jangan coret – coret nama di gunung lah, coret nama masing – masing di batu nisan.. abadi tuh… :’)

Vandalisme - Rinjani
Vandalisme – Rinjani

Beberapa sampah gue coba singkirkan dan kumpulin ke satu tempat supaya tidak berserak di jalan, beberapa kali gue coba untuk mewawancarai porter – porter disana dan coba cari tahu kenapa banyak banget sampah. Dan yes, ternyata bukan hanya tamu atau orang local yang buang sampah sembarangan, tapi sebagian dari mereka adalah porter – porter tersebut. Sebagian dari mereka mengaku kecewa karena mereka pernah ditipu penadah sampah Rinjani yang dikelola oleh TNGR yang memakai orang ketiga untuk menjadi penadah, namun sayang penadah tersebut kabur saat semua porter sudah dijanjikan sejumlah uang jika membawa sampah turun ~ dan para porter pun sakit hati dan kecewa…

Well, ternyata sekarang kalau sebagian orang – orang  “bawa sampah turun untuk diphoto dan di posting di socmed” kalau di Rinjani, “porter bawa sampah turun untuk dapat uang dan biar dapur ngebul katanya” – miris sih karena tidak semua orang bisa ikhlas, tulus, menjaga alam yang tanpa ada embel – embel dibayar, dihormati, biar tenar, eksis, atau apalah… pathetic! C’est La Vie..

………………………………..

Summit Attack Rinjani
Summit Attack Rinjani

Summit Rinjani gue kali itu benar – benar diberkahi, walaupun udah mau nyerah tapi mental dan hati masih sanggupin untuk jalan. Semua memang indah… gue makin kagum dengan Indonesia.. *diluar sampah nya yang menyebalkan* :)

Teman sejati adalah mereka yang selalu berjalan bersama-mu - bukan yang hanya menunggu di puncak (himpala)
Teman sejati adalah mereka yang selalu berjalan bersama-mu – bukan yang hanya menunggu di puncak (himpala)

Summit kali ini makin membuat gue melihat siapa “sahabat trekking” gue.. Gue makin yakin dengan pilihan travelmate gue.. yeap.. dalam hal ini, gue trauma pernah ditinggal naik gunung sama orang yang “ngakunya” “sahabat” karena pada akhirnya merekalah orang pertama yang ninggalin gue disaat gue tertimpa musibah di gunung.. (kejadian di Gunung Slamet ~ nanti gue tulis juga ceritanya).

Summit Attack Rinjani with Travelmate
Summit Attack Rinjani with Travelmate

Tapi beda kali ini… Cemoonnkkk selalu berjalan dibelakang gue, sebentar berhenti untuk mengingatkan gue beristirahat dan minum, bahkan

kami berdua pernah berada dititik terlemah saat summit Rinjani, “dimana mulut ini sudah berkata ampun lelah, dimana kaki ini sudah berhenti dan tidak mau melangkah.. dan dimana batin ini ingin menyerah” namun hati dan mental ini tidak luntur.. kami saling support hingga kami berdua bisa sampai di atap Dewi Anjani.

Finally!! We Made It!
Finally!! We Made It!

Keindahan rumah Dewi Anjani tersebut memang bikin semua orang berdecak kagum, padang savanna yang indah.. palawangan Sembalun yang luar biasa… Segara Anak yang damai…  kemudian sumber air panas yang bisa bikin rileks, ditambah jalur turun dan naik ke Palawangan Senaru yang gak ada abisnya – nanjaaaaaaaaaaaakkkkk teeerrrooooosssss!! Gak ada ampuuunnn… tapi pemandangannya sepadan dan keren banget… Gunung Baru Jari yang masih aktif dan selalu mengeluarkan asapnya, menambah eksotisme sekaligus “ngeri-ngeri” sedep kalo meletus hehehhee..

Gunung Baru Jari Dari Segara Anak
Gunung Baru Jari Dari Segara Anak

Sampai di Palawangan Senaru semua mata tidak akan berkedip sejenak menikmati karya sang Maha Pencipta yang luar biasa ini.  Sejenak berucap syukur atas semua pemandangan kereennn yang ah gilaaakkk deh.. keren banget!!

Pemandangan dari Palawangan Senaru
Pemandangan dari Palawangan Senaru

Hutan Senaru yang teduh, sinar matahari yang menemani dan mencuri masuk dari celah – celah pepohonan tinggi. “Keindahan mana lagi yang mau dihancurkan dengan sampah?  Bagian mana lagi yang ingin dikotori? belum puaskah kalian para perusak alam?”

Mt. Rinjani
Mt. Rinjani
Sumber Air Panas - Rinjani
Sumber Air Panas – Rinjani
Segara Anak Rinjani
Segara Anak Rinjani

Tolong, coba berpikir lagi sebelum naik gunung.. tidak perlu ikut – ikut naik gunung jika hanya ingin menambah sampah dan mengotori gunung ini.. tolong!

IMG_0310
“dan hidup bukan lagi soal pengakuan tentang menaklukan gunung manapun, melainkan mereka yang berbijak dan berani menaklukan diri sendiri”

So… ambilah waktu sejenak dan berdiam diri dan bertanya kembali, apa tujuan saya mendaki gunung? :)

Notes :

Itinerary yang gue ambil adalah Sembalun – Palawangan Sembalun – Summit Attack Rinjani – Segara Anak – Senaru (waktunya sekitar 4 hari 3 malam) harga porter per day saat itu Rp. 150.000/porter

~Abex~

All photo credits to Abex, Billy Djokosetio and Roynal Purnomo

Gunung Prau : Kalau gak Indah, yah Indah Banget!!

Hell-O Dieng!

IMG_20140515_161146

Bagian ini paling gue suka, entah kenapa pertaman kali naik gunung ini terus langsung jatuh cinta! Mereka menyebutnya Prau (perahu) mungkin karena bentuknya yang seperti Perahu. Gunung yang berada di dataran tinggi Dieng ini memang sudah makin terkenal, jelas saja karena banyak pendaki yang berdatangan dan tentunya karena pemandangannya yang memang indah banget. Gak akan nyesel deh kalau nanjak kesana, walaupun capek tapi pemandangan yang disajikan bener – bener sepadan dengan penderitaan pendakian lo hehehe..

prau
Bukit Teletubies – Gunung Prau

Gunung yang lagi jadi tenar ini mempunyai tinggi 2.565 mdpl, dan gunung Prau merupakan gunung yang mempunyai puncak terluas diantara gunung – gunung di Indonesia ini. Gunung ini mempunyai beberapa jalur pendakian, diantaranya Via Desa Dieng, Via Patak Banteng, atau katanya bisa juga via Ungaran.

prau
Dataran Tinggi Dieng

Sebelum mulai baca ini, lu harus tonton channel ini dulu buat teaser gunung Prau – coba klik dulu link ini biar tau gimana Indahnya Gunung Prau :D The Beauty Of Mt. Prau

Gue yang lagi nginep di Dieng tentunya gak akan lewatin kesempatan untuk mendaki gunung ini, dan pagi itu cuaca Dieng tidak bersahabat, seharian hujan. Jadilah waktu pendakian gue mundur sampai jam 3 sore. Hujan pun berhenti, hanya sisa gerimis mengundang yang bikin udara jadi makin seger sore itu. Ah! I miss the sunlight! Gue dan temen – temen sepakat untuk melanjutkan pendakian sekitar pukul 3 sore itu. Jalanan yang becek dan licin gak bikin gue dan temen – temen nyerah walaupun udah kepleset berkali – kali.. ahahaha ini sih sudah biasyaaahhh..

IMG_3755
Sebelum mulai nanjak, ACTION! :D
IMG_3763
Pintu Masuk Gunung Prau

Bermodalkan Peta coretan dari Mas Dwi, gue mendaki lewat jalur desa Dieng, lewatin kuburan, lewatin perkebunan warga, ah jalurnya enak deh.. sampai tiba dimana kita memasuki pintu gerbang Prau eng ing eng..  perhatian perhatian, Pintu pendakian Prau telah dibuka, mamam noh jalur nanjak dan licin :p *ngelus – ngelus dengkul*

prau
Pos Tower

Gak kehitung udah berapa kali kepeleset tapi gak bikin gue kapok, show must go on right?! Oiyah kali ini gue jalan bareng Bekeper, ada Cemoonnkk as usual, ada Obe sama si Dede, seperti biasa kali ini gue jadi yang paling ganteng sendiri XD Pendakian kali ini fun banget, jadi gak berasa capek walaupun ngelewatin jajaran bukit yang “PHP” karena gak sampe – sampe dan akhirnya gue dan tim sampe juga di Pos Tower. Dimana disitu suasananya mistis banget, ada pos untuk kontrol tower, tower dengan kabel seliweran, diselimuti kabut, duh makin bikin merinding deh.

IMG_20140901_195907

IMG_20140901_195805
Sunset dari Prau
IMG_20140514_023845
Pemandangan yang jarang terjadi.. Pelangi pas sunset.. :D

Akhirnya gue dan tim lanjut jalan lagi dan kali ini gue disuguhkan oleh pemandangan sunset yang spektakuler karena dihiasi dengan pelangi! Anjriiiiitt!! Pemandangannya indah banget.. bahkan foto pun tidak akan bisa melukiskan gimana indahnya sunset sore itu. Matahari begitu cepat terbenam, padahal gue masih belum puas foto – foto, tapi gue harus lanjut jalan lagi sebelum gelap, dan yes!! Akhirnya gelap juga.. perjalanan tetap dilanjutkan sampai kita dapat tempat untuk ngecamp. And thanks God kami tiba di Puncak 1, gue dan temen – temen bergegas untuk bangun tenda karena anginnya gilaaaakkk!! Kenceng membabi butaaa.. *aiihh bahasa gue aneh! Tapi beneran deh, tuh malam anginnya kenceng banget.. kebayang gak pas gue lagi kencing di belakang tenda, terus anginnya dateng.. duuhh semeriwing itu si… ah sudahlah ini satu tujuh tamabah :p *untung air kencing gue gak jadi beku karena saking dinginnya xD

IMG_3797

Tenda udah siap, seperti biasa gue dan cemoonnkk dapet jatah masak. Malam itu gue bikin Fuyunghai, Fried Vegie, sama saute. Kami harus hemat air karena di Prau gak ada mata air, jadi masakpun harus sesuai dengan medan di gunung. Setelah kenyang, kami lanjut main kartu.. duh hari itu sepi banget, gak ada orang lain selain kami disitu. Gunung ini serasa milik sendiri :D

IMG_20140901_231222
Belajar Foto sama kaka Cemonnkk and finally! see what I’ve got? :D
IMG_3812
Dieng at Night from Above

Pagi – pagi buta gue sama cemoonnnkk udah bangun buat photo bintang dong, karena pemandangannya bagus banget, jadi gue gak akan sia – siain moment ini. Nunggu sunrise di tenda ditemani angin yang masih whuuuussss kenceng banget bahkan sampai bikin fly sheet kami terbang kaya permadani #yakaalleee..

IMG_20140902_095417
Sunrise Love from Mt. Prau

???????????????????????????????

Matahari pagi itu juga gak kalah indahnya dengan di gunung lain, memang yang orang bilang itu benar “Prau itu tempat ngeliat sunrise dan sunset yang keren dan bisa liat semua gunung di jawa tengah” benar saja, makin meninggi mentari pagi itu, makin terlihat jelas semua keindahan Gunung Prau. Gue sempetin untuk jalan – jalan lewatin bukit teletubies dan pemandangannya memang bikin gue dan temen – temen berdecak kagum.

IMG_5109

IMG_5098

“nikmatilah waktu kalian, sebelum kalian tidak bisa menikmati lagi waktu tersebut! enjoy your youth! :D”

IMG_5097

Sayang, gue dan tim gak ngelanjutin perjalanan sampai puncak utama dimana bisa ngeliat pemandangan gunung Sindoro secara dekat di depan langsung. Well, karena masih banyak yang harus dikerjain gue dan temen – temen mutusin untuk turun ke Dieng karena petualangan di Solo dan Jogja sudah menunggu :D selesai packing, seperti biasa gue yakin semua rombongan pendaki akan ngelakuin hal yang sama.. apa hayo?? Yeap bener “Photo – photo” moment kaya gini harus diabadikan nih..

IMG_3846
Our Selfie always! :D

IMG_3884

IMG_20140904_180724

Dan If I have a chance, I will come back soon to Prau!

Perjalanan turun makin seru ketika jalur semuanya masih becek dan licin.. and you know what? Buat gue perjalanan turun adalah hal yang paling menyiksa dan berat, entah kenapa buat gue itu jauh lebih sulit daripada pas nanjak perjalanan naik. Sekali lagi jangan ditanya berapa banyak Gue, Obe, Cemoonnkk dan Dede jatuh dan tak bisa bangkit lagi.. eeaallaahh.. tapi disini yang menang jatuh terbanyak adalah Obe.. kepeleset terlucu adalah Cemoonnkk.. dan mereka semua ketawa – ketawa tanpa beban walaupun pantat sakit.

???????????????????????????????

???????????????????????????????

Itulah temen – temen gue yang super ajaib, nyebelin, dan kadang baik :p

Pesen gue walaupun Prau gunung yang gak tinggi, please jangan underestimate dengan jalurnya apalagi sok – sok-an main naik tanpa registrasi dan tanpa perlengkapan mendaki yang safety dan standard.. jangan deh! Jangan kotorin nama Prau dengan hilangnya orang karena sok belagu di gunung, atau orang di SAR karena kehabisan makanan atau dehidrasi karena kurang air.

Jadi gunung apapun, tetaplah mendaki sesuai dengan aturannya sesuai dengan safetynya.

Happy Safe Trekking!

~abex~

Photo by Billy Djokosetio – Ongston Beartho – Abex

Thank You Alexander Thian!

Bagian ini, gue mau cerita tentang kemarin gimana setelah gue mengirimkan surat untuk Alexander Thian, dan kurang dari waktu setengah jam tiba – tiba email notification masuk dan yang gue liat itu nama dia! Akh! kalian gak akan percaya gue menangis baca balesan suratnya, yang jelas nangis bukan karena dia marah – marah atau jutek seperti biasa hehehe, tapi gue bener – bener seneng dapat balesan dari suratnya. Itulah rasa bahagia ketika lu dapet balesan dari orang yang lu idolakan… apalagi kalo gue dapet surat dari David Silva atau Johnny Depp yah, mungkin gue bisa kejang – kejang kali ahahahhaa..

 Isi suratnya simple, dan dia mau ke Rinjani bareng gue.. someday Lex! someday.. I will bring you there… you should go to Lombok and explore more, karena lu baru hanya liat sedikit keindahan Lombok, yah walaupun gue juga belum semua sih :)

Dan kemarin gue menulis surat lagi untuk Alex, entah kenapa gue menuliskan surat itu lagi buat dia… minggu ini adalah hari – hari terberat yang harus gue lewati, operasi yang lancar namun ada penyakit baru yang muncul dengan tulang gue, sehingga proses kesembuhan gue untuk jalan jadi terhambat. Anyway, gue bukan mau cerita soal sakit gue, tapi soal gimana tulisan – tulisan Alex bisa membuat semangat gue bangkit lagi untuk sembuh dan maju… yah ga segampang gue nulis ini sih, apalagi surat kali ini gak dibales, bahkan gak dibaca ahahahhaa.. tapi gue bisa apa? Setidaknya gue memang menulis surat itu tulus untuk Alex karena gue mau berterimakasih…

Ini cuplikan surat gue untuk Alexander Thian, my idol~

Dear Lexy..

Ini cerita ga penting,tp gue merasa harus menceritakannya sama elu :D

Seperti biasa gue selalu sempetin buat baca2 tweet lu, atau sekedar buka blog atau googling nama lu untuk dapetin update terbaru tentang lu, kepo yah?!! iyah banget, karena gue selalu ngerasa selalu ada hal baru yg bisa gue pelajari / dapet ilmu dari semua tulisan elu. Dan contohnya hari ini… :)

Pulang dari dokter, gue dapet kabar ga enak karena ada masalah dengan tulang kaki gue,jd proses utk jalan normal it takes time.. gue down and i read your blog and your tweet over and over again.. i deserve to be happy.. bahagia itu kita yg buat.. lu bilang kaya gitu..

Sampai akhirnya gue menangis dan berdoa, dan gue dapet jalan untuk bangkit dan bangun kembali mimpi gue.. i read again your tweet and blog, bagaimana lu bisa membangun semua mimpi lu,dan harapan lu sampai lu jadi sebesar ini.. sampai seperti ini..

Gue liat gimana lu gigih, giat, dan selalu happy jalanin semua hal.. and yes setiap tahun keluh kesah lu semakin berkurang.. jauh!

I wanna be like that.. i deserve to be happy,right? 
Makasih yah udah membuat orang termotivasi untuk bangkit lagi dan bangun cita2nya lagi..
Lex.. i wanna be something! gue mau sebelum gue mati gue jadi berguna buat orang lain, negara gue khususnya alam gue. Dan elu lah salah satu inspirasi, motivator gue yg bikin gue mau lanjutin mimpi itu lagi.

Konservasi 50 taman nasional di Indonesia.. biar semua orang peduli sama TN indonesia dan biar rapih bersih kaya TN di luar negri sana. At least.. biar orang sadar jalan2 bukan cm sekedar jalan2 tp peduli jg tentang object wisata nya.

Eh jadi kepanjangan.. padahal gue ga mau jd follower lu yg kaya di ask.fm ahaha… maap yak soaalnya i’m so excited! Kalo lu ada disini pasti gue udah pelukin Jason Mraz eh maksud nya elu.. makasih yah lex!!

Sukses buat presentasinya pagi ini.. semoga bisa memberikan berkat buat elu dan masa depan lu..

Doa tulus dari gue : semoga kelak elu bisa segera naik helikopter dan liat Aurora.. oh satu lagi dan di folbek atau ketemu sama Jason Mraz.. and all the universe says amen! :)

Makasih Lex! ini bikin gue makin pengen banget ketemu elu *buat minta tanda tangan* hahahaha i meant it!
jangan takut yak sama gue..

God bless you!

cheer’s
abex

Sudah lega menuliskan itu semua, dan kenapa gue post di blog ini? Karena gue ingin semua kisah perjalanan gue tercatat disini.. kelak, gue bisa selalu mengingat tentang yang namanya sebuah “perjuangan” sebuah “perjalanan” karena untuk menjadi sukses itu tidak ada yang instant.. semua butuh yang namanya “usaha” kecuali kalau elu anak keturunan Raja yang kayanya 69 turunan gak akan ada habisnya..

Anyway… you should read his blog… tulisan Alex.. tweet nya Alex.. itu bisa bikin orang happy dan semangat, omongan sinisnya bisa bikin lu berasa ditampar lalu berpikir dan berubah jadi baik, yah itu sih gue yah.. dan gue ngerasa seperti itu… :)

Alexander Thian
Alexander Thian

Untuk tau siapa Alexander Thian, lu bisa stalking dan main – main di sini http://amrazing.com/ gue yakin ketika lu baca tulisannya, lu akan dapet sesuatu pengalaman yang berharga dan (selain kegalauan yang luar binasa :p)

Oiyah jangan lupa juga follow dia di twitter @aMrazing kalau lagi badmood, coba baca semua celotehan konyolnya deh, karena dia bisa jadi orang yang lebih lucu daripada Sule kalau lagi cerita :D

Happy Stalking folks!

Bagaimana Air Asia Bisa Mengubah Hidupmu

The Power Of Photo!

Hari ini adalah hari yang saya tunggu – tunggu setelah tiga bulan menjalani waktu istirahat untuk kaki ini, buat saya tiga bulan adalah waktu yang sangat lama untuk tidak mendaki gunung ataupun sekedar “get lost” ke pantai atau ke salah satu hutan favorit saya di kawasan Lido – Sukabumi. Saya bersemangat masuk ke rumah sakit dan bersiap untuk melakukan operasi kedua saya untuk pelepasan salah satu sekrup yang dipasang untuk menyambung kaki saya.

Dokter bilang bahwa ini termasuk operasi yang rumit, karena mempunyai resiko yang cukup tinggi. Sambil becanda dokter tersebut nyeletuk “iyah serius, bayangin ajah kalau ternyata sekrupnya patah dan masuk ke tulang kamu, ya udah jadi piercing seumur hidup” dia berlalu sambil tertawa seru apalagi melihat muka saya yang mulai manyun. “gak mau dok, saya mau jalan lagi! Saya mau naik gunung lagi” hardik saya sambil manyun – manyun. “ya udah makanya rajin minum obat, terapi, selesai operasi belajar jalan lagi yah” – ucapnya lembut membuat saya semangat.

Saya membawa foto blur saya yang berada diatas awan dengan pemandangan ratusan bukit yang mengelilingi Nepal, di foto tersebut ada tulisan “Air Asia” saya percaya kelak Air Asia akan membawa saya terbang kembali untuk menggapai semua impian saya di Nepal. Mimpi yang sederhana, namun mempunyai seribu makna… foto usang yang blur dan kuno, namun mempunyai sejuta arti untuk semangat baru di dalam hidup saya.

Fly to Nepal With Air Asia 2013
Fly to Nepal With Air Asia 2013

Memasuki kamar perawatan, saya mulai membangun harapan lagi. Melihat sekeliling sambil berkata “gue gak sakit, gue pasti akan baik – baik saja, gue pasti sembuh dan gue pasti bisa naik gunung lagi” and all the universe says “amen” don’t you? :)

Persiapan Operasi
Persiapan Operasi

Saya masih percaya bahwa semua hal yang positif akan menjadi obat dalam perawatan saya, termasuk dengan semua tulisan saya. Salah satu penulis favorit saya Alexander Thian bilang, bahwa menyebarkan energi positif itu akan membawa hal baik ke dalam diri sendiri, oleh sebab itu saya membangun energi positif agar saya bisa melalui operasi saya dengan baik. Saya membuka kembali tulisan yang saya pernah kirimkan ke Air Asia tentang “kekuatan sebuah foto” yang merubah semua pemikiran lemah saya. Saya tersenyum kembali sambil berguman dalam hati “masih gak percaya banget pas hati hancur, pas liat twitter Trinity, pas buka the naked traveler, pas liat kompetisi blog air asia” ini kejadian nyata yang bener – bener “kebetulan banget”. No, no –  buat saya tidak  ada yang kebetulan di dunia ini, semua sudah diatur. Mungkin Tuhan mengatur tulisan Air Asia ini untuk menampar saya agar semangat saya kembali lagi. Akh –saya  jadi ketawa sendiri denger itu, tapi berpikir positif itu lebih baik bukan?

Saya buka kembali album foto yang sudah saya pindahkan ke handphone saya, foto – foto tersebut menemani saat – saat saya bersiap untuk memasuki ruang operasi. Satu jam sebelumnya, saya menunjukan foto tentang Nepal kepada travelmate saya “gak kangen Nepal? inget gak setahun lalu kita berdiri disini, di salah satu puncak tertinggi di Langtang Himalaya” dia tersenyum lembut dengan mata berkaca – kaca sambil bilang “we will be back soon to Nepal, kita akan berdiri lagi dipuncak puncak tertinggi di Himalaya” sambil memeluk saya lembut dia bilang lagi “cepet sembuh ya bex, cepet jalan lagi – gue kangen melihat indahnya dunia sama elu bex”

Yala Peak 5700masl Langtang Himalaya
Yala Peak 5700masl Langtang Himalaya with my Travelmate

Tepat satu tahun lalu, saya dan travelmate saya berdiri disana.. dengan bangga menjadi orang Indonesia yang berhasil menapaki ketinggian di Himalaya, namun berbanding terbalik dengan hari ini. Hari ini saya harus berjuang dalam operasi kaki saya, kaki yang mengantarkan saya satu tahun lalu berdiri di salah satu puncak gunung di Langtang Himalaya – Yala Peak, kaki yang selalu menemani saya kemanapun saya melakukan perjalanan, kaki yang selalu menjadi tumpuan saya kemanapun saya mendaki, kaki yang saya rindukan untuk segera berjalan kembali.

Air mata ini mengalir, hati ini berbisik lembut “Tuhan dengarkanlah doa kami”

Untuk Indonesia di ketinggian 5700mdpl - Langtang Himalaya
Untuk Indonesia di ketinggian 5700mdpl – Langtang Himalaya

Saya menitipkan handphone saya dengan background foto Nepal dan bergegas menuju ruang operasi. Sebelum mulai operasi, saya minta waktu sejenak untuk sendiri dan berdoa, pikiran saya melayang jauh ditemani dengan untaian doa dan harapan….

“Terimakasih Kak Trinity untuk tweetnya yang bikin saya mupeng sampai iseng stalking blog dan akhirnya mempertemukan saya dengan tulisan Air Asia”

“Terimakasih Air Asia, sekarang saya benar – benar percaya tentang kekuatan sebuah foto yang bisa merubah pemikiran orang, foto yang bisa berbicara tentang seribu harapan, foto yang bisa menjadi motivasi dan penyemangat, foto yang bisa membuat orang percaya bahwa hal kecil bisa merubah hidup seseorang”

Apapun hasilnya nanti setidaknya saya sudah pernah mencoba, seperti yang saya bilang – ini bukan lagi soal menang atau kalah, namun soal keberanian untuk membangun kembali sebuah harapan dan mimpi yang sudah hampir punah…

Ini bukan lagi soal kompetisi, namun soal bersyukur karena sudah diberikan kesempatan menuliskan apa yang saya rasakan dan apa yang menjadi harapan..

“Terimakasih Tuhan untuk semuanya” saya menutup semua yang ada dipikiran saya dan menyerahkan segala sesuatunya ke yang Maha Kuasa dan seluruh dokter yang bertugas serta perawat yang membantunya.

Selamat Ulang Tahun Air Asia yang ke 10 tahun, terimakasih telah membawa saya terbang menuju Nepal tahun lalu… terimakasih telah merubah hidup saya untuk bangkit dari keterpurukan, terimakasih telah membuat saya berani untuk menuliskan semua rasa dan asa di tulisan ini, terimakasih telah memberikan saya kesempatan untuk menulis kembali tentang sebuah perjalanan, terimakasih telah membuat saya berpikir betapa pentingnya hal yang bernama “harapan”

Terimakasih telah memberikan saya sebuah harapan baru, harapan untuk meraih mimpi…

Operasi berjalan lancar dan sekarang saya siap untuk berpetualang lagi :)

Ps : Sejak ikut blog competition ini , saya jadi sering nulis loh dan makin rajin ngurusin blog saya yang sudah lama saya tinggal.  See?! How Air Asia can change my mind – my life! :D

 ~abex~

Surat Untuk Alexander Thian

Dear Lexy..

Ah, rasanya sok dekat banget gue memanggil elu dengan Lexy.. tapi itu yang dari dulu gue ucapkan ketika memanggil nama lu. Gue tau nama itu dari seorang teman bernama Blondeh (Santi Ence) I bet you still remember her. Twitter pertama gue jadi setelah diajarin dia ngutak ngatik soal dunia maya, nama Amrazing lah yang pertama dia sarankan untuk di follow. She told me a lot about you, entah darimana kalian bisa kenal but “that bitch” both of you always said that hehehe introduce you to me via twitter. Saat itu gue masih ingat tahun 2010 dimana twitter tidak seramai sekarang dan belum ada selebtweet yang bertebaran, dan gue ingat lu juga follow gue saat itu :)

Life goes on.. hampir dua tahun vakum di twitter akhirnya gue coba ngutak ngatik lagi twitter yang sepi follower dan tidak terurus. And I saw you changed a lot, now you are one of selebtweet yang punya banyak followers. I’m so happy to see that, until I realize that you already unfollowed me. Tapi saat itu gue berpikir, wajar kalau gue di unfollow karena gue juga jarang online, well tapi gue bukan mau menceritakan tentang follow unfollow.. tapi ini tentang “inspiration”.

Berulang kali gue galau menulis ini dan gue masih grogi whatever you want to say lebay, drama atau cari perhatian, terserah. Tapi gue mau menulis tentang apa yang mau gue tulis. Its all about you… maaf Lex, gue gak pandai menulis, makanya gue jarang ngurusin blog ini.. tapi karena elu lah, gue mau mulai menulis lagi  :)

“The Not-So Amazing Life of @amrazing” launch! Gue langsung muter – muter cari di toko buku di Batam. And bingo! I got it. Gue ga pernah nyangka orang yang dulunya aneh, biasa – biasa ajah, culun, yang super iseng akhirnya bisa menjadi penulis dan menjadi salah satu orang yang tweet nya selalu di RT dan ditunggu oleh para followernya yah termasuk gue. Gue begadang dan gue menyelesaikan buku lo itu, langsung gue lahap dan bikin gue gak tidur saking keasyikan baca. Gue berani bertaruh, Cuma orang aneh yang gak ketawa baca buku elu.  So entertaining!! Kejahilan elu emang luar biasa ajaib.

Singkat cerita soal TNSALOA – you are great! Cepet keluarin lagi buku yang lain..

Dear Kokoh Alex,

Begitu mereka memanggil elu dengan sebutan itu.. nama itu juga selalu lalu lalang di timeline gue, tidak sedikitpun bosan ngeliat follower  lu yang kadang ajaib – ajaib juga, yah wajar lah wong “idola” nya ajah ajaib :).  Banyak banget yang mau gue tulis dan sampaikan melalui surat ini.. emang sih surat ini gak penting, tapi gue memaksa deh anggaplah surat ini penting hahahaha *dijitak lexy*

Maret 2014, tiba – tiba notif email masuk! What?? Gue di follow back sama Amrazing? Gue seneng banget saat itu, norak yah gue! Yah bodo amat mau dibilang lebay juga ga apa2, mungkin ini rasanya bakalan sama kalo tiba – tiba elu di follow back sama Jason Mraz / John Mayer ya kan? Yah yah yah? :p

You know what, elu adalah salah satu orang yang selalu menjadi inspirasi gue, untuk jalan – jalan, untuk menulis, untuk menggalau, untuk nyinyirin orang, seorang Alexander Thian memang mempunyai power untuk mempengaruhi orang atau bahkan bikin orang ketawa walau hanya dengan tulisan/tweet. I wonder, mungkin kalau gue ketemu elu, gue udah bisa bayangin elu pasti lucu jenaka sama kaya pemain OVJ hehehehehe.

Tweet lu yang mana sih yang gak akan di RT sama follower lu? Bahkan ketika lu Cuma ngetweet “laper” ajah mereka langsung RT. Dan itulah yang gue bilang, betapa elu sangat disukai banyak orang. Lu mempunyai potensi untuk merubah mood orang juga, dari yang Bete bisa jadi happy, dari yang Happy bisa jadi super galau kalau baca #HeyThere elu, atau ketika dulu lu main #PecahDiUbud. Akh! Gue masih ingat jelas banyak banget tweet – tweet lu yang aneh – aneh, yang lucu, yang nyinyir, yang galau..

Gak lupa juga kejadian nista di gramedia… ahahahhahaha *boleh yah gue ketawain elu*

Ciyan, Cetan, Kzl, Cakidh dan semua kata – kata aneh lu yang lucu tapi jadi ngetrend..

Cerita lu dengan masa kecil lu yang ajaib dan super jahil.. ah kalo certain elu mah pasti gak akan ada habisnya ahahahaha because you have a lot of stories to tell :)

Entah ada apa dengan gue, gue makin suka stalking Timeline elu, bahkan saat gue ga ngetweet pun, gue selalu nyempetin baca TL lu. Buat gue sekali lagi, elu bisa jadi moodbooster seseorang. Elu selalu punya sajian cerita yang ajaib – ajaib, yah kecuali kalo elu lagi “PMS” aduh takut ahahahhahaa.. tapi sekarang udah jarang banget liat lu badmood. Gue liat sekarang elu jauh lebih bijak, contohnya gue suka ketika lu meng-encourage follower lu untuk ga jadi provokator dengan cara lu bilang ke mereka “life its simple, kalo gak suka tinggal block/unfollow gak usah menghasut orang untuk membenci orang lain” pelan sih tapi dalem, gue belajar dari hal itu. Lexy don’t like drama even in life full of drama.

Gue juga belajar gimana cueknya elu ketika dikatain sama follower yang Cuma cari perhatian, dengan bangga lu bales mereka dengan “nyinyir elegan” trus click tombol “report as spam”

Gue senang membaca cerita tentang perjalanan elu dari mulai wisata di Indonesia sampai yang udah di luar negri. See ? how lucky you, tapi gue percaya ini bukan karena keberuntungan elu, tapi karena usaha lu dari ENOL hingga lu sampai bisa seperti ini.

Gue banyak belajar dari semua perjalanan hidup lu, tanpa maksud “being like you” tapi gue mengambil apa yang bisa gue pelajari dari hidup lu agar gue bisa sukses juga seperti lu, sukses yang penuh dengan usaha, bukan dengan yang instant.

================================================

Tiba – tiba otak gue ngeblank saking banyaknya yang gue mau tulis tentang elu, iyah emang tulisan ini gak penting hehehehe gue hanya mau bercerita tentang bagaimana seorang Alexander Thian bisa menjadi inspirasi buat gue :)

Oiyah selain cerita – cerita lu tentang hal yang absurd dan gak waras terkadang ilmu lu tentang menulis itu juga sangat berguna banget, apalagi buat gue contohnya saat lu mengerimkan “common grammar mistakes” atau ketika lu membenarkan tulisan orang lain. Lu baik yah, iyahlah kalau jahat pasti dipenjara – iyah gue tau bagian ini gak penting banget (:

Terkadang, gue suka sedih ketika mention gue gak dibalas. Setiap mention elu, pasti ada harapan “kapan tweet gue akan dibalas” tapi akhirnya gue mengerti gimana rasanya punya follower banyak yang bisa keroyokan sekali mention, dan gak mungkin elu bales satu – satu. Dan berbeda rasanya, ketika elu bales mention gue, percayalah di balas mention dari orang yang di idolakan itu rasanya gimana gituh, mungkin nanti elu akan ngerasain kalau tiba – tiba di mention sama Siwon, ayank Huge, atau Aa Jason Mraz :D

Gue senang bagaimana elu bisa menebar energy positive di TL, bagaimana lu bisa membuat orang masuk kedalam cerita konyol lu, bagaimana elu bisa membuat orang galau – segalau galaunya, atau bagaimana lu bisa bercerita tentang “Rachel” dan semua jajaran hewan peliharaan lu. Termasuk bagaimana elu bisa sukses menebar racun sehingga orang kaya gue yang lebih demen naik gunung, jadi pengen ngetrip ke Jepang. Semua perjalanan lu itu hebat! I believe that someday you will be a great great writer bahkan termasuk di dunia traveling bukan Cuma di shopmag tapi dibanyak majalah.

Dear Alex yang selalu bilang dirinya ganteng dan tiba – tiba gue liat foto lu dengan rok balet pink dan bikin gue ngakak seada – adanya..

Masih banyak yang ingin gue ceritakan disini, bagaimana gue senang bisa menuliskan surat ini untuk elu. Sebenernya ini karena ajaran lu juga sih untuk menulis apa yang mau ditulis atau diceritakan, nah gue pikir daripada udah tiga bulan mendem dan nanti jadi batu, mending gue keluarin dalam tulisan. Tapi ya sudahlah gue udah puas nulisin ini, karena gue percaya kalau gue lanjutkan semua yang gue rasain pasti bikin tulisan ini jadi sebuah buku #yakaalleee.. but its true, I have so many stories to tell and its all about you..

Gue mau tidur dulu, karena gue mau operasi dan karena besok gue harus operasi inilah yang menjadi alasan gue untuk menulis dan mengirimkan surat ini untuk elu like my mind always told me “live like there’s no tomorrow” – don’t waste your time, lakukan apa yang mau gue lakukan. And now I’m glad I made it! Sekali lagi, tidak ada maksud cari sensasi apalagi cari perhatian dari elu biar diajakin pedekate bhuahahahhaa.. (tiba – tiba gue ngakak lagi, I belive you can read my mind and you know what I mean) maaf bukan maksud sotoy, tapi Lex, bahkan youtube, google, tulisan apa ajah yang berbau “Alexander Thian” pasti gue sempetin stalking :) because somehow I want to know about you more.

Someday, if someday..  If there will be someday.. Gue ingin ketemu sama lu.. sekedar liat dan salaman terus minta tanda tangan di buku TNSALOA gue atau sekedar ngobrol sebentar ajah, sebentar ajah deh dan ambil sesuatu yang bisa gue pelajarin dari elu.. I hope :)

Terimakasih untuk menjadi salah satu sumber inspirasi gue, termakasih untuk selalu memberikan energy positive untuk semua follower elu, terimakasih untuk selalu memberikan sajian konyol yang bisa membuat orang tertawa (sebenernya mungkin lu lebih cocok jadi pelawak hehehe)… terimakasih sudah membaca tulisan gak penting ini…

Lex, nanti kalau udah jadi orang yang tambah terkenal, jangan lupa yah tentang bagaimana tetap menjadi sosok idola yang hebat yang selalu bisa menginspirasi orang lain :)

Jika gue sembuh (dan gue harus sembuh) I wish I could meet you someday :)

PS. Lex, jangan musuhin gue yah abis baca tulisan ini.. maaf kalau ada kata – kata yang kurang berkenan.. this letter from the deepest of my heart #ceeiiilleehh

 ~dari fans yang gak seberapah inih~

Bagaimana Sebuah Foto Bisa Merubah Hidup

       Welcome August!

Bakhtaphur

Banyak harapan yang ditanamkan bulan ini, banyak doa yang dinaikan dibulan ini. Semua bukan soal ulang tahun, namun soal mimpi yang hampir hancur karena sebuah musibah. Dan saya belajar banyak melalui hal yang bernama “musibah”

Tuhan mau saya beristirahat sejenak dari perjalanan kaki saya yang hobby mendaki gunung. Malam ini saya menerung dan melihat kembali apa yang saya sudah lakukan tahun lalu, pikiran saya berlalu menuju tempat dimana saya mempunyai banyak cerita dan mengawali semua perjalanan saya. Saya membuka folder foto yang bertuliskan “Nepal” they called it “Never Ending Peace And Love” such an amazing country that I’ve ever been.

Never Ending Peace And Love

Satu per satu foto membawa saya akan pengalaman yang luar biasa di Nepal. Saya klik lagi foto – foto yang bisa membuat saya tersenyum dan kagum karena hari itu saya dan tim adalah orang Indonesia yang berhasil menapaki kaki ini di ketinggian 5.700 (mdpl) di kawasan Langtang Himalaya. Puncak Yala menjadi satu bagian cerita berharga di dalam hidup saya.

Summit Attack Yala Peak 5700masl

Langtang Himal

Saya terdiam sedih, tangan saya mulai mengelus kaki saya dengan lembut sambil berkata dalam hati “lekaslah sembuh, saya sudah ingin berjalan kembali dan melihat indahnya dunia” . Air mata ini mengalir, saya tutup folder album Nepal dengan perasaan hancur.

I miss my feet to walk and see the beauty of the world

“apakah saya masih mempunyai harapan untuk berjalan dan mendaki gunung lagi melihat keindahan dunia dari ketinggian?”

Kecelakaan tiga bulan lalu, membuat kaki ini harus beristirahat. Satu pen dan 6 sekrup dipasang untuk menyambung kaki yang patah dan dislokasi. Saya masih bisa tersenyum ketika saya harus kehilangan jadwal perjalanan yang sudah saya atur selama beberapa bulan ini. Saya dan travelmate saya memang sudah berencana untuk mendaki gunung, menjelajah setiap keindahan dunia bahkan berencana untuk kembali ke Nepal dan berpetualang lagi ke Pegunungan Himalaya.

Ah sudahlah, sejenak saya mengubur semua mimpi dan semua rencana. Untuk apa? Hanya bikin mupeng dan makin ngenes karena tidak mungkin ngetrip pakai tongkat dengan kaki dibalut gips yang super berat ini *sambil ngelus – ngelus kaki* saya mengalihkan pikiran dengan bermain twitter. Saat itu saya sedang membaca tweet  seorang penulis terkenal bernama Trinity. Dia sedang menuliskan cerita tentang buku berikutnya yang akan segera dia release. Semua destinasi super yang dia pamerkan di twitter bikin saya terkagum – kagum, sampai dimana saya membaca tentang Peru, akh! Itu mimpi saya! Makin ngelus kaki namun makin penasaran ketika Trinity memamerkan sebuah video komersial dari pariwisata Peru, yah makin mupeng dong gue nya (dalam hati ngenes berguman).

Karena makin penasaran saya buka blog “The Naked Traveler” and Bingo! Yang saya dapatkan bukan cerita tentang Peru, Machu Picchu atau apalah melainkan sebuah poster Air Asia yang bertuliskan

[Adv] Kompetisi blog Air Asia berhadiah ke Nepal gratis!

 Saya mengamati setiap tulisannya, makin galau dan makin kacau rasanya. Namun kali ini bukan kehancuran hati yang menyebabkan saya galau membaca soal Nepal, bukan soal kesedihan hati yang sedang meratapi kaki yang masih belum bisa berjalan normal tanpa tongkat, tapi ini soal “bangkit” soal semangat yang tiba – tiba datang. Rasanya seperti ditampar waktu saya berpikir “akh! Mana bisa saya menulis? Pasti susah menang kalau ikutan lomba blog kompetisi kaya gini. Orang blog sendiri ajah masih carut marut berantakan”  makin berpikir kaya gitu, makin berasa ditampar berkali – kali sama malaikat yang sambil bilang “cemen lu, segitu doang? Nyerah? Kaki patah bukan alasan untuk gak bisa wujudkan mimpi woy”

Ah, masa saya nyerah? Saya merenung dan kembali lagi membuka album foto saya. Saya perhatikan kembali semua foto sambil dihantui tulisan Air Asia “pergi ke Nepal gratis – Nepal Gratis cyin – ke Nepal gretongan boooookkk” akh galau! Tiba -tiba telunjuk saya berhenti disalah satu foto yang diambil dari handphone butut,

Fly With Air Asia

“foto yang butuh banyak di edit karena blur, foto yang akhirnya membuat saya berpikir untuk menulis semua hal yang saya rasakan seperti saat ini, foto yang membuat saya berpikir bahwa perjalanan saya tidak akan berhenti disini hanya karena kaki yang patah, foto yang mengembalikan semangat saya yang sudah hampir sirna, foto yang membuat saya berpikir bahwa ini bukan soal kompetisi, namun soal memupuk kembali keberanian untuk membangun mimpi”

Well, you will not believe how that photo can change my mind, my broken mind.

Bimbang, kemudian hati saya berguman “bukankah penyeselan terbesar adalah ketika kita tidak mengambil kesempatan tersebut?” – take a chance now and just live like there’s no tomorrow my mind told me like that.

Entah bagaimana sebuah tulisan atau foto bisa merubah pemikiran seseorang, merubah sebuah pandangan dan mengembalikan semua harapan. Sounds like a bull? But its true, I feel it now. Seperti bangun dari tidur panjang, bangkit kembali dengan sebuah harapan.

“I miss to walk again and see the beauty of the world”

Ini memasuki bulan ketiga setelah pasca operasi pertama, dengan semangat saya bergegas menemui dokter karena hari ini dokter akan melepas gips saya. How happy me? Semua benar – benar awal yang baik, dan tentunya saya berharap yang baik untuk hari – hari kedepan. Dokter bilang bahwa saya harus bersiap untuk operasi kedua saya untuk melepas salah satu sekrup agar saya bisa kembali berjalan. Akh! Rasanya benar – benar gak sabar untuk menyambut hari operasi tersebut. Pertanyaan pertama yang saya lontarkan kepada dokter adalah “dok, kapan saya boleh naik gunung?” – dengan tersenyum manis dokter yang semasa mudanya juga suka mendaki gunung tersebut bilang “whenever your feet ready – yah kasih sebulan terapi kemudian bulan kedua kamu bisa mendaki lagi”

I miss hiking dok! – betapa senangnya saya mendengar berita itu, sampai hingga saya menulis semua itu kedalam tulisan, bahkan “words can’t express my feeling” perkataan dokter tersebut makin membuat saya semangat untuk menulis tulisan ini.

I will raise!

Bukan soal soal kompetisi lagi, melainkan ini soal berani menuliskan apa yang saya alami dan rasakan. Mungkin kedengarannya Lebay, tapi percayalah saat dalam keadaan sulit “harapan” lah yang bisa membuat kita kuat, begitupun dengan yang saya rasakan.

Seminggu lagi saya akan menjalani operasi kedua saya, dengan sedikit cemas namun penuh harapan saya akan menghadapi hari tersebut. Makin dekat waktu operasi, saya semakin rajin melihat foto – foto saya di Nepal dan saya berguman “I will be back someday, to catch another dream” (continue).

IMG02461-20130731-1600  IMG02463-20130731-1600

Busur Panah

Catatan hidup dari seorang sahabat..

hari ini dapat makna baru lagi tentang hidup.. dapet lagi satu motivasi yg bisa bikin gue merenung.. makin semangat buat sembuh.. :)

“Everything happened for a reason..” begitu kata seorang mantan yg hingga saat ini sudah menjadi sahabat baik gue itu.. :)

Tuhan mengizinkan saya utk dapat kecelakaan ini karna Tuhan ingin mempersiapkan sesuatu yg lebih baik lg utk perjalanan hidup saya..

Mgkin Semesta mau kaki saya istirahat dulu,sambil dipersiapkan kejutan yg lebih indah untuk perjalanan saya yg berikutnya..

Dia bilang “bex,kamu itu lg jadi busur panah,untuk dapat lompatan/arahan yg jauh,kamu harus ditarik makin ke belakang,biar bisa lompat jauh jauh”
Yeap,sakit memang.. tapi kamu akan lompat lebih jauh mengarah kesasaran…
-ebe-

Yeap,busur panah itu semakin ditarik ke belakang, lompatan/arahan yg dihasilkan akan semakin jauh..

….  begitu jg hidup,kadang kita butuh ditarik ke belakang untuk dipersiapkan kepada kemajuan yg kita ga pernah tau.. :)

Hidup itu bkn soal harus bahagia terus kan? terkadang kita diizinkan untuk merasakan kesedihan utk disiapkan pd kebahagiaan yg lebih lgi :)

terimakasih untuk semua support.. :)

image

Yang patah itu kaki, bukan semangat apalagi hati.. :’)

Terimakasih karna hidup mengajarkan saya untuk lebih ikhlas… :)

~abex~

Surat Untuk Sahabat..

kapan kamu akan mengajak saya kesini lagi?
DSC_0515
Pertanyaan simple yang masih ada di benak saya, sudah satu bulan lebih tubuh ini terbaring tidak lemah namun hanya tidak bisa melakukan banyak pergerakan. Kecelakaan itu membuat kaki ini harus beristirahat sejenak dari semua perjalanan. Sakit dan sedih, jelas karna kaki ini adalah bagian dari semua perjalanan ini. Namun, saya masih bisa tersenyum dan bersyukur karna saya masih diberikan nyawa dan nafas kehidupan. Coba ajah seandainya kecelakaan itu merenggut nyawa saya, jelas saya tidak mungkin bisa menulis ini, akan jadi horor banget kalau saya bisa nulis ini tapi saya sudah… ah.. sudahlah.. gak penting :)
Memang pembahasan lain jadi gak penting, karna yang penting saat ini adalah saya sedang merindukan ada disana..
di satu tempat bernama ketinggian, tempat dimana kabut selalu menyelimutinya, keindahan selalu bersamanya, dan kedamaian selalu ada didalamnya.. pegunungan itu selalu memberi kerinduan tersendiri terhadap pecandunya..
Entah ada racun apa didalamnya, tapi suasana di pegunungan itu selalu membuat saya ingin selalu kembali mengunjunginya.. udara yang sejuk, damai kabutnya, ketenangannya, alamnya… everything! I love everything about mountain.. kalau ada kata yang bisa saya ungkapkan untuk sebuah gunung, mungkin hanya ini yang cocok :
“Terimakasih Tuhan untuk alam yang luar biasanya indahnya ini, bantu saya untuk menjadi bagiannya”
Menjadi setiap bagiannya untuk menjaga dan merawatnya, bukan hal yang sulit bukan? :)

 

Kapan kamu akan mengajak saya untuk kembali melihat tenangnya awan?
IMG_0162 (2)
Kelak satu saat nanti, jika kaki ini sudah mampu untuk berjalan saya akan melanjutkan perjalanan saya yang tertunda.. saya tahu, kelak kamu akan menemani saya kembali untuk merajut semua mimpi dan untuk menikmati keindahan di setiap sudut alam ini.. :)

 

Kaki ini sudah menjadi sahabat setia saya yang menemani setiap perjalanan saya.. cepat sembuh yah! saya rindu kamu… :)
DSC_0657note untuk travel mate saya :
saya tahu, kelak kamu akan menggandeng tangan saya lagi untuk melangkah diketinggian… saya tahu, kelak kamu akan mengajak saya kembali untuk menjelajah berpetualang melihat keindahan dari atas gunung sana… saya tahu, kelak kamu akan menggendong saya ketika kaki ini sudah tidak mampu lagi menahan sakit dan lelahnya karna sekrup dan pen yang dipasang di dalam kaki ini.. saya tahu, kamu masih disana menunggu saya :)
terimakasih kamu masih mau sabar untuk menunggu saya pulih.. :)
~abex~

photo by : Base Camp Documentary

Sebelum Berbicara Jangan Lupa Berkaca

Ini bukan kampanye atau sebuah black campaign, hanya tulisan dari hati karna prihatin atas semua kampanye kampungan yang sangat – sangat mengotori timeline saya. Kadang lucu, sebagian rakyat ini sangat mudah terprovokasi, mereka berbicara tanpa melihat fakta.

Pathetic! Apalagi ketika berusaha menjatuhkan lawan capresnya dengan cara menjelek – jelekan capres yang satunya. Ketahuilah, bahwa kedua capres itu semuanya baik makanya mereka bisa sampai di tahap ini untuk menjadi Calon Presiden. Coba kalian yang suka menjelek – jelekan capres ini? Mampu tidak untuk menjadi presiden?

Banyak yang ngetwit, share moment atau update status yang menyudutkan/menjelekan salah satu capres, namun bagi saya orang orang – orang seperti inilah yang membuat capres pilihan mereka itu jadi terlihat tambah buruk ,karena cara mereka kampanye sangat kampungan. Pendukung dan Pengikut kedua capres inilah yang membuat ricuh dan membuat capres terlihat buruk. Padahal buat saya, tidak ada capres yang sempurna, mereka semuanya baik walaupun ada kekurangan tapi mereka lebih baik daripada pendukung – pendukungnya yang hanya bisa berceloteh sampah.

Baik capres 1 dan capres 2 masing – masing mempunyai kelebihan, namun saya tidak bisa menilai lebih dalam lagi karna saya tidak kenal dekat dengan mereka, sekali lagi – tidak kenal dekat dengan mereka, wong jabat tangan ajah belum pernah bagaimana saya bisa menilai kebaikan apalagi keburukan mereka? Atau bagaimana saya bisa menilai jelek tentang mereka? Paling bisa, saya menilai sesuai berita lalu mencari kebenaran faktanya, kemudian membuat opini dan itupun tanpa harus menjudge, karna menghakimi itu bukan urusan saya. Lalu bagaimana dengan kalian yang selalu menjelekan mereka?

Apa diri anda sudah lebih baik dari mereka? Jika iyah, kenapa anda tidak mendaftarakan diri untuk menjadi presiden? :) bahkan Farhat Abas yang menganggap dirinya pantas untuk menjadi presiden saja bisa tidak terpilih, apakan dia sama dengan anda?

Orang yang anda nilai buruk belum tentu benar adanya buruk, orang yang kalian anggap baik, belum tentu juga benar – benar baik. Oleh sebab itu, menilailah dengan fakta, bukan dengan apa kata orang lain.. berbijaklah dengan pikiran anda.. karena anda juga belum tentu sebaik mereka :)

Please, stop black campaign dan melakukan kampanye kampungan yang hanya bisa membuat hubungan antar teman pudar :)

Selamat memilih, memilihlah dengan bijak karna pilihan anda akan membantu menentukan masa depan bangsa.. yah itupun kalau anda cinta bangsa ini :)

~abex~